Tuesday, 31 October 2017

Mata, Kamera Sempurna Ciptaan Allah



Berawal dari sebuah pertanyaan yang terlontar dari Faris saat makan malam (dia mengamati bola mata ikan bawal menu hari ini) akhirnya sebelum tidur kami membahas mengenai mata.
QOTD : Kenapa mata itu ada yang berwarna hitam, coklat, biru dan putih ma? Kelopak mata diciptakan untuk apa?
Mata merupakan salah satu pancaindera yang Allah anugerahkan kepada kita. Bisa dibayangkan jika Allah SWT tidak memberi kita telinga, mata, lidah dan indera lainnya? Pasti kita tidak dapat menikmati semuanya.
Alat indera pada tubuh kita seperti radar yang bertugas menangkap srgala peristiwa yang terjadi di luar tubuh. Sinyal yang ditangkap radar akan dilaporkan ke otak.
Berkaitan demgam pertanyaan Faris kenapa mata orang berwarna, penjelasannya sebagai berikut:
warna mata manusia tergantung pada jumlah sel-sel melanosit  pada iris mata dan bagaimana persebarannya. Sel-sel melanosit ini akan menghasilkan melanin yaitu sejenis pigmen yang dapat ditemukan pada mata yang memberi warna pada iris mata.
Iris mata terdiri dari beberapa lapisan antara lain lapisan depan dan lapisan  stroma yang merupakan bagian penting yang menentukan penampakan warna mata.
Pigmentasi iris mata bervariasi dari cokelat terang sampai hitam tergantung dari jumlah melanin pada epitelium pigmen yang terletak di bagian belakang iris, jumlah melanin pada stroma, dan kepadatan sel di stroma. Pada iris mata yang berwarna cokelat, terdapat melanosit dan melanosom yang melimpah di epitelium pigmen dan stroma. Sementara itu, pada iris mata yang berwarna biru, lapisan tersebut mengandung sedikit melanin.
Penampakan warna mata biru, hijau, dan hazel merupakan hasil dari hamburan Rayleigh pada cahaya di stroma, sebuah fenomena yang mirip dengan penyebab langit berwarna biru. Hamburan Rayleigh sendiri dapat dipahami sebagai hamburan elastis cahaya atau radiasi elektromagnetik lainnya oleh partikel yang lebih kecil dari panjang gelombang cahaya.
Baik pigmen biru maupun hijau tidak pernah ada pada iris manusia maupun cairan mata. Dengan demikian, warna mata merupakan warna struktural dan bervariasi tergantung pada kondisi cahaya, terutama untuk warna mata yang terang. Warna struktural sendiri dihasilkan dari permukaan struktur mikroskopis yang dapat mempengaruhi cahaya tampak yang kadang berkombinasi dengan pigmen.
Untuk lebih dapat memahami warna struktural kita bisa melihat bulu pada ekor merak yang memiliki pigmen cokelat tetapi strukturnya membuatnya terlihat tampak berwarna biru, toska, hijau, atau warna-warni.
Sebagai informasi tambahan, warna mata ini merupakan sifat yang diwariskan kepada keturunan. Itulah kenapa warna mata setiap orang berbeda beda.
Ketika melihat, mata kita bekerja seperti kamera foto yang menangkap cahaya. Lensa kamera yamg menangkap gambar serupa dengan lensa mata. Tetapi film pada kamera yang nantinya memcetak gambar serupa dengan retina pada mata. Maha Pengasih Allah sudah memberikan kita mata, maka kita harus bersyukur dengan cara merawatnya.
Ada cerita berhikmah dahulu pada zaman Rasulullah SAW, ada seorang pemuda yang tina netra, namanya Abdullah bin Ummi Maktum. Setiap adzan berkumandang, Abdullah selalu bergegas menuju masjid untuk menunaikan shalat berjamaah. Karena tidak dapat melihat ketika berjalan, ia sering terantuk batu. Namun keadaan itu tidak pernah menghalanginya untuk selalu berbuat baik. Bagaimana dengan kita??

No comments:

Post a Comment